Kamis, 31/01/2013 10:34 WIB

Sikap Tidak Profesional yang Sering Dilakukan Karyawan

Restu Rizky Delfina - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak kebiasaan buruk yang sukar dihindari oleh pekerja muda yang masih belum menemukan banyak pengalaman dalam pekerjaanya. Jika Anda sudah terjun ke dunia kerja, sikap profesional sangat penting. Selain itu Anda juga patut menguasai dan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ketika sudah berkaitan dengan urusan kantor. Berikut ini beberapa sikap tidak profesional yang sering dilakukan karyawan muda, seperti dikutip dari eHow.

1. Takut Bicara
Sulitnya untuk berbicara merupakan hal yang menganggu Anda guna mendapatkan suatu kepentingan yang ingin diraih. Misalnya saja seperti meminta kenaikan gaji, perihal cuti, atau hanya sekadar mengemukakan pendapat. Pancarkanlah kepercayaan diri, berbicaralah dengan sopan dan profesional. Dengan begitu, kolega bahkan atasan di kantor akan lebih terkesan pada Anda.

2. Terlambat
Apabila Anda telat secara konsisten datang ke kantor, bisa saja Anda disepelekan oleh atasan sekaligus akan dinilai pemalas. Hal ini berkaitan dengan nama baik Anda. Reputasi profesional Anda adalah bagian yang harus dijaga guna mendukung karir kedepannya. Jangan hanya karena sering terlambat, secara bertahap dapat merusak semua kerja keras yang selama ini sudah dilakukan.

3. Berpakaian Tidak Tepat
Terkadang, sulit untuk bisa dianggap serius sebagai seorang pekerja muda yang profesional. Salah satu cara untuk membantu Anda menunjukkan bahwa diri Anda baik dalam bekerja ialah berpakaian yang sesuai dan sopan. Jika berpakaian terlalu provoaktif, terlalu muda atau kasual, Anda bisa mengirimkan pesan atau image yang tidak baik untuk diri Anda di kantor. Apabila ingin dianggap serius, sesuaikanlah pakaian Anda.

4. Bergosip di Kantor
Mempunyai rasa simpati dengan rekan kerja atas keluhan kantor bisa menjadi cara yang bagus untuk obligasi, tapi tidak dengan bergosip. Bergosip menyebabkan kesalah pahaman dan ketidaknyamanan rekan kerja lainnya. Menahan diri dan bersikap netral adalah cara yang paling baik jika Anda berada di dalam ruang lingkup keadaan yang seperti itu. Untuk jangka panjang, hal ini akan membuat Anda aman untuk tidak mempunyai musuh di tempat Anda bekerja.

5. Membuka Situs Non-Pekerjaan
Mungkin tidak terlintas dipikiran Anda bahwa ada saja rekan kerja di sekitar yang melihat dan bahkan mungkin sangat peduli dengan apa yang sedang Anda kerjakan. Batasilah pembukaan situs yang tidak berkepentingan bagi pekerjaan, seperti Facebook, dan email pribadi. Meskipun bos Anda tampak santai dan ia mengetahui kegiatan Anda yang tidak penting selama jam bekerja, ia tidak akan menghargai karyawan yang lebih peduli update status daripada pekerjaan sebenarnya.

6. Tidak Mempunyai Jaringan
Bekerja keras dan terlihat sebagai karyawan yang berdedikasi merupakan suatu tanda keberhasilan keprofesionalan Anda. Namun, mempunyai hubungan profesional yang baik juga sama pentingnya, ketika Anda membutuhkan sesuatu yang penting perihal pekerjaan Anda. Banyak karyawan muda yang takut untuk membuka jaringan atau relasi yang baik dan tampil agresif. Mintalah pada atasan untuk membimbing dan menunjukkan bagaimana cara mendapatkan jaringan yang baik secara profesional.

7. Membuang Waktu
Pada kenyataannya, bersenang-senang, hang out, mmaupun berpesta bersama teman-teman kantor, bisa membangun relasi yang baik dan dapat mengenal lebih jauh dengan mereka. Namun, Anda tidak bisa berharap mempunyai waktu yang lebih untuk hal seperti ini. Karena, jika Anda menggunakan waktu luang untuk sekadar bersenang-senang pada jam pulang kantor, dan di waktu yang tidak tepat, Anda bisa terlena dan menyesali bahwa sudah membuang waktu. Pastikan memiliki pemikiran yang matang.

8. Terlalu Percaya Diri
Terkadang sulit bagi lulusan perguruan tinggi untuk menyikapi masa transisi ke jenjang pekerjaan atau karir. Bertindak terlalu percaya diri merupakan masalah umum yang terjadi. Anda harus berkaca pada hal ini dengan menjadi rendah diri dan mengetahui dimana menempatkan diri Anda untuk bersikap. Dengan cara seperti itu Anda akan membuka peluang menjadi karyawan muda yang professional.

(rma/rma)


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com