Q&A
Kirim Pertanyaan dengan ID : Facebook facebook twit Twitter anim Anonymous
konsultan
Konsultasi Seks bersama:
Dr. Vanda Mustika

Rabu, 09/01/2013 18:01 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Bercinta Lagi Pasca Keguguran?

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Dok, saya sudah 10 hari keguguran. Saya mau tanya, apa bisa kalau malam hari berhubungan dengan suami meski kadang-kadang siang harinya masih keluar darah? Atas perhatian dokter saya ucapkan terima kasih.

(Nina, 25 Tahun)

Jawab:

Abortus atau sering disebut dengan keguguran, berarti keluarnya janin sebelum usia kehamilan 20 minggu. Bila keguguran terjadi pada kehamilan yang masih sangat dini, maka seringkali janin dapat keluar spontan beserta kantung gestasinya, sehingga tidak perlu dilakukan tindakan kuretase. Namun saat usia kehamilan sudah cukup lama (mendekati 20 minggu) maka rahim dan plasenta sudah cukup menebal sehingga saat janin keluar ada kemungkinan perlu dilakukan tindakan kuretase untuk membersihkan dinding rahim dari sisa-sisa plasenta. Bila masih ada sisa plasenta atau kantung kehamilan yang melekat pada dinding rahim biasanya perdarahan masih akan terjadi.

Setelah terjadinya abortus, baik spontan maupun melalui proses kuretase, maka dinding rahim mengalami perlukaan, sehingga Anda mengalami perdarahan. Sama seperti luka pada kulit kita maka perlukaan dinding rahim ini membutuhkan waktu untuk sembuh.

Adanya darah yang keluar setelah keguguran menAndakan masih ada pembuluh darah yang terbuka di permukaan dalam rahim, walaupun perdarahan ini hanya terjadi di siang hari. Sebaiknya hubungan seksual dihindari saat masih terjadi perdarahan, karena pembuluh darah yang terluka sangat mudah menjadi tempat masuknya kuman/bakteri ke dalam tubuh kita.

Bisa jadi saat terjadi hubungan seksual bakteri/kuman ikut masuk dan kemudian melekat pada pembuluh darah yang terbuka dan kemudian masuk ke dalam aliran darah, yang dapat menyebabkan infeksi pada tubuh kita. Setelah perdarahan benar-benar berhenti maka Anda dapat memulai kembali hubungan seksual dengan pasangan Anda. Jangan lupa untuk menanyakan kepada dokter kandungan Anda apa penyebab terjadinya keguguran dalam kasus Anda, sehingga Anda dan pasangan dapat merencanakan kembali kapan waktu yang aman untuk hamil kembali serta persiapan-persiapan apa yang harus dilakukan untuk terjadinya kehamilan yang aman.

(eny/eny)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Konsultan

Konsultasi Diet & Fitness

Bersama :

Dr. Phaidon Toruan

Konsultasi Cinta

Bersama :

Ratih Ibrahim

Konsultasi Seks

Bersama :

Dr. Vanda Mustika

Konsultasi Tarot

Bersama :

Rani Dharma

Konsultasi Hijab

Bersama :

Dian Pelangi