Jumat, 28/12/2012 08:33 WIB

Resolusi & Tren 2013

Resolusi Tahun Baru: Stop Pakai Kartu Kredit dengan 5 Cara Ini

Arina Yulistara - wolipop

Halaman 1 dari 2
img
dok. Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit wanita mempunyai lebih dari satu kartu kredit dari bank lokal maupun internasional. Padahal kartu kredit yang tidak dipakai dengan bijak hanya menjadi tumpukan hutang. Jika tidak ingin pengeluaran semakin banyak hanya untuk membayar tagihan kartu kredit sebaiknya berhenti menggunakannya.

Mungkin awalnya sulit karena merasa banyak kebutuhan yang tidak bisa terpenuhi kalau tidak memakai 'kartu hutang' tersebut. Jika Anda mempunyai niat untuk berusaha lepas dari kartu kredit tahun depan, ini cara ampuh yang bisa Anda terapkan.

1. Hitung Total Hutang & Biasakan Membayar Tunai saat Berbelanja
Seperti yang dikutip dari detikfinance, Perencana Keuangan ternama, Aidil Akbar, menyarankan Anda mulai menghitung total hutang yang dimiliki. Buat empat kolom dalam satu kertas untuk membuat daftar hutang Anda.

"Dikolom pertama buat daftar nama bank tempat Anda memiliki hutang. Dikolom berikutnya masukan jumlah hutang Anda dari tiap bank tersebut. Kolom ketiga, tuliskan suku bunga yang dikenakan dan yang harus Anda bayar dari masing-masing kartu kredit. Dikolom terakhir masukan pembayaran minimum dari masing-masing kartu kredit," tutur pria dengan sapaan akrab Akbar itu.

Ia juga menasihati agar Anda menjual barang-barang berharga serta mencairkan deposito untuk melunasi semua hutang. Tidak ada gunanya mempunyai deposito jutaan Rupiah dengan bunga 7% per tahun jika Anda harus membayar hutang kartu kredit dengan bunga 42% per tahun, berarti uang Anda minus 35% per tahun.

2. Displin Diri
Akbar mengatakan, saat Anda mulai mencicil hutang kartu kredit cobalah disiplin diri. Jangan gunakan kartu kredit ketika berbelanja. Ada baiknya mengganti kartu kredit dengan kartu debit supaya tidak kembali berhutang.

"Apabila Anda tidak bisa disiplin melakukan hal ini pergunakan saja charge card atau kartu debit sehingga Anda tidak terbelit hutang lagi," tambah pria lulusan Business Administrations dari Woodbury University, Los Angeles, California, Amerika Serikat itu.Next

Halaman 1 2
(aln/eya)


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com