Minggu, 23/12/2012 15:03 WIB

Banjir Kepung Jakarta, Jokowi Tegur Kadis PU DKI

Rini Friastuti - wolipop

Halaman 1 dari 2
Banjir Kepung Jakarta, Jokowi Tegur Kadis PU DKI

Jakarta - Banjir yang terjadi di sejumlah tempat di Jakarta, pada Sabtu (22/12) kemarin, tampaknya membuat Gubernur DKI Jokowi geram. Jokowi bahkan sempat menegur Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) soal pompa yang mati di Dukuh Atas.

"Kemarin saya dapat teguran dari Pak Jokowi karena pompa underpass yang di Dukuh Atas mati. Sebenarnya itu bukan pompa banjir tapi underpass terus masalahnya curah hujan tinggi," kata kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo kepada wartawan di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (23/12/2012).

Ery Basworo berada di Taman Suropati untuk menunggu kedatangan Jokowi yang akan membahas soal banjir bersamanya. Taman Suropati sendiri berada persis di depan rumah dinas Jokowi.

"Alasannya utama karena intentas curah hujan yang tinggi, kita tidak bisa merekayasa kejadian alam. Itu kalau merekayasa harus ada rekayasa teknis dan ada nilai ekonomisnya, sementara alam hanya bisa pakai teori kemungkinan," lanjutnya.

Ery membantah bahwa banjir yang terjadi di Jakarta kemarin karena pompa yang menyedor air dan mengalirkannya ke Banjir Kanal tidak berfungsi. Ia menegaskan semuanya terjadi karena intensitas hujan yang tinggi.

"Sebenarnya bukan karena pompa nggak bekerja, memang intensitas hujannya yang tinggi. Jadi misal kayak di kali Cideng itu dibuat ke Banjir Kanal Barat, sementara di Jalan Abdul Muis airnya relatif tinggi apalagi yang di Jalan Sabang itu prioritas karena banyak sampah," tuturnya.

"Jadi kemarin itu pompa jalan semua, tapi pompa itu bekerjanya nggak bisa langsung melulu jalan, tapi bertahap. Analoginya sepeti mandi dengan shower, kalau bertahap kan enak, tapi kalau air dari shower itu tumpah ruah ya nggak enak, analoginya begitu," imbuh Ery.Next

Halaman 1 2
(mad/mad)



Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com