Kamis, 20/12/2012 17:00 WIB

Bimbang untuk Resign dari Kantor? Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu

Kellie Karlina - wolipop
Bimbang untuk Resign dari Kantor? Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu Dok. Thinkstock
Jakarta - Bekerja merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, bagaimana jika pekerjaan tersebut tidak lagi dapat mencukupi kebutuhan dan memberikan rasa nyaman? Benarkah berhenti dan pindah dari pekerjaan yang dijalani adalah solusi satu-satunya?

Memang pada dasarnya orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Tapi saat ini manusia mencari hal yang lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan finansial, tetapi juga unutk memenuhi aspek-aspek lain dalam kehidupannya, seperti kesehatan, pertemanan dan pencapaian (acheivement).

Kenyataannya banyak karyawan yang dapat mencapai apa yang diinginkan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Namun banyak juga yang tidak mendapatkan apa yang dicari dan dikejar dalam kehidupan mereka. Untuk kasus seperti ini, memang satu-satunya solusi yang dapat dilakukan adalah dengan berhenti dari pekerjaan yang hanya mampu menghasilkan uang, tapi tidak memberikan kebahagian bagi Anda.

Hierarki Kebutuhan Maslow

Seperti dikutip dari situs Hongkiat, agar dapat membuat keputusan dengan lebih objektif dan kongkrit, sebelumnya ada baiknya kita menyimak teori yang dibuat oleh psikolog, Abraham Maslow mengenai hirarki kebutuhan.

Manusia memiliki motivasi untuk memenuhi kebutuhannya pada tingkatan yang berbeda-beda. Pada tingkatan pertama manusia akan berusaha memenuhi kebutuhan psikologisnya, baru setelah itu rasa aman, rasa cinta dan kasih sayang, self esteem (dihargai), dan yang terakhir aktualisasi diri.

Karena pekerjaan merupakan suatu hal yang signifikan dalam hidup manusia, maka dari itu pikirkanlah bagaimana pekerjaan itu dapat membawa Anda mencapai puncak piramid dari kebutuhan yang dimiliki.

1. Kebutuhan Psikologi Terutama: Beristirahat
Salah satu kebutuhan psikologi yang dibutuhkan namun sering terabaikan adalah tidur ataupun beristirahat. Seringkali kita kurang beristirahat ataupun tidak memiliki jam tidur yang cukup, ketika sedang menyelesaikan suatu project ataupun pekerjaan yang belum terselesaikan.

Jika terlalu sering dilakukan, hal ini akan berdampak buruk terhadap pekerjaan dan juga kesehatan Anda. Yang biasanya ditandai dengan dua gejala umum seperti sulit berkonsentrasi dan juga mudah marah ataupun kesal. Efek jangka panjang dari kurangnya beristirahat akan menyerang kesehatan Anda sendiri.

2. Kebutuhan akan Rasa Aman: Terjaminnya Kondisi Finansial
Kebanyakan pekerjaan memang membuat kita stabil secara finansial. Namun banyak juga pekerjaan yang kurang sesuai dari segi penghasilan yang didapatkan dibandingkan dengan pengeluaran dari pekerjanya itu sendiri.

Carilah pekerjaan yang bukan hanya menghasilkan uang untuk kebutuhan sehari-hari, namun juga memungkinkan Anda memenuhi kebutuhan yang lain. Singkatnya, carilah pekerjaan yang dapat membuat Anda menabung untuk kebutuhan yang tidak terduga.

3. Rasa Cinta dan Kasih Sayang
Apakah Anda cocok dengan partner kerja dan atasan? Pertanyaan ini menjawab persoalan seputar rasa saling memiliki dan menghargai pada kehidupan bersosialisasi Anda di kantor.

Mungkin seorang karyawan tidak merasa terlalu terkoneksi secara dekat dengan perusahaan tempatnya bekerja. Namun hal ini berbeda dengan teman-teman kerja satu timnya, di mana ia harus memercayai dan bekerja sama dengan baik agar dapat menyukseskan proyek atau tugas yang dijalani.

Meskipun banyak orang yang tetap dapat bekerja dengan baik dalam lingkungan pekerjaan yang tidak nyaman, orang-orang tersebut tetap akan mencari teman di luar lingkungan kerjanya. Hal ini membuktikan setiap orang tetap membutuhkan rasa untuk dicintai dan juga disayangi. Apalagi banyak perusahaan sekarang yang menerapkan sistem teamwork dalam bekerja, yang mewajibkan para pekerjanya untuk berinteraksi dengan baik satu sama lain.

4. Self Esteem: Respect dan juga Pencapaian
Menurut hierarki Maslow, kita tidak akan mendapatkan sel esteem atau perasaan dihargai hanya melalui prestasi ataupun pencapaian dalam pekerjaan. Rasa respect kepada orang lain dan juga rasa respect dari orang lain untuk kita merupakan salah satu faktor yang tidak kalah penting untuk dimiliki.

Mungkin banyak eksekutif yang menyingkirkan koleganya dalam perusahaan tempatnya bekerja, agar mendapatkan posisi yang lebih baik. Namun hal ini sebenarnya menunjukan ketidakhormatannya pada rekan kerjanya, sehingga rekan kerjanya juga tidak akan menghargainya lagi.

Lingkungan yang suportif dimana terdapat rasa saling mengasihi dan juga memiliki, serta pekerjaan yang dapat memotivasi Anda untuk memiliki dan membangun rasa percaya diri, dibutuhkan agar dapat bekerja secara maksimal.

5. Aktualisasi Diri: Melakukan Hal yang Disenangi
Pada tahapan ini, pekerja sudah mendapatkan kepuasan hidup yang merupakan kunci kebahagaian dalam hidup setiap manusia. Menurut Masslow, kurang dari 1% manusia yang berhasil mencapai tahapan terakhir dari kebutuhan hidupnya.

Setelah memenuhi seluruh tingkatan kebutuhan tersebut, mulai dari penghasilan yang cukup, relasi yang baik dengan sesama, hingga pencapaian dan respek dari rekan kerja, sekarang pikirkanlah apakah yang Anda lakukan sudah Anda senangi atau belum. Sebelum memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan yang dijalani, pertimbangkan dahulu apakah pekerjaan baru tersebut dapat memenuhi setiap tingkatan kebutuhan Anda. Setiap tingkatan harus dipenuhi dengan baik sebelum akhirnya dapat memenuhi tingkatan teratas kebutuhan Anda.

(eny/rma)




Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com