Jumat, 14/12/2012 18:11 WIB

Liputan Khusus

Bolehkah Minum Obat Pelangsing untuk Pangkas Lemak?

Arina Yulistara - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak orang menawarkan obat untuk menurunkan serta menambah berat badan. Yang menjadi pertanyaan, boleh nggak sih sebenarnya mengonsumsi obat pelangsing untuk menghilangkan lemak?

Dokter olahraga Michael Triangto menjelaskan, obat-obatan itu dibutuhkan untuk mengurangi asupan lemak dalam tubuh. Misalnya saja golongan orlistat. Orlistat bekerja mencegah penyerapan lemak dalam usus sehingga makanan tidak masuk ke dalam darah untuk di proses lebih lanjut. Dengan demikian, lemak tersebut akan keluar dalam bentuk lemak melalui kotoran manusia.

Ini bukan berarti Anda bisa menggunakan obat pelangsing secara terus-menerus. Ada orang yang beranggapan ‘Oh, ada obat yang ngurangin lemak ya? Kalau begitu kita makan saja makanan berlemak nanti juga keluar lagi’. Tidak semudah itu, obat sebaiknya digunakan untuk mengurangi lemak yang memang sudah ada di dalam tubuh.

“Kita menggunakan obat itu untuk mengurangi yang sudah terpaksa ada di dalam. Kita sudah makan minimal (diet) sudah bagus, tapi yang bagus ini kita mau mengurangi lagi lemaknya,” ungkap Michael saat dijumpai wolipop di klinik olahraga, gedung Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Jalan Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur , Kamis (13/12/2012).

Pria yang membuka praktek di rumah sakit Mitra Kemayoran itu menambahkan, kalau lemak sudah bagus tidak perlu memakai obat-obatan. Makanya Anda perlu mengubah pemikiran yang salah. Pola pikir yang benar adalah penurunan berat badan harus dikontrol dari diri sendiri bukan dengan obat.

“Ada pasien saya 160 kg kalau tanpa obat itu setengah mati susah dia turunkan berat badan. Namun apakah dia harus terus menerus minum orlistat? Tidak, yang harus terus menerus adalah berpikir pola makan yang benar seperti ini,” jelasnya kemudian.

Untuk itu, diperlukan edukasi agar pemikiran Anda tidak keliru. Jika pola pikir mengenai pemangkasan lemak sudah benar maka Anda akan berhasil menurunkan berat badan yang bisa bertahan lama.

“Dengan demikian kita bisa berhasil menurunkan berat badan yang akan bertahan untuk waktu yang panjang. Tetap latihan, asupan makanan dijaga, dan edukasi. Jadi edukasi ini paling penting karena dengan edukasi kita bisa mengubah pola pikir yang bersangkutan,” tutup Michael.

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(aln/aln)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com