Jumat, 12/10/2012 08:36 WIB

Liputan Khusus

Ingin Sehat dengan Raw Food Diet, Ini Cara Memulainya

Hestianingsih - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Raw food diet atau dengan kata lain, mengonsumsi makanan mentah untuk sehari-hari memang menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang ingin menjalani pola hidup sehat. Melakukan diet ini dirasa sulit, karena banyaknya anggapan bahwa ketika sudah konsumsi raw food maka harus seterusnya makan makanan yang tak dimasak.

Sophie Navita, artis yang juga seorang raw foodist (pelaku raw food diet) mengatakan untuk tidak terintimidasi dengan kata 'makanan mentah'. Bagi pemula, menjalani raw food diet tak serta merta harus selalu makan makanan mentah. Ada tahapan agar kita tidak 'kaget' saat pertama kali mencoba raw food.

"Saat dibilang raw food, jangan langsung berpikir 100 persen semuanya raw (mentah). Nggak boleh ini nggak boleh itu. Menurut saya kalau bisa fifty-fifty aja udah bagus banget," tutur Sophie saat berbincang dengan wolipop di Tebet Green Mall, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Untuk permulaan, Sophie menyarankan untuk memakan sayuran mentah sebagai lalapan atau salad. Menurutnya itu sudah cukup sehat daripada tidak mengonsumsi sayur sama sekali. Dengan catatan, porsi sayur harus sama atau lebih besar dari makanan matang yang dikonsumsi sehari-hari.

"Menurut saya dimakan saja bareng makanan sehari-hari. Misalnya saat jam makan siang, adanya di kantin cuma nasi ramesan. Ambil saja apa yang ada di kantin. Nanti di rumah baru makan yang benar. Jangan lupa sayur satu baskom, mulai dengan mini baskom saja dulu," papar ibu dua anak ini.

Anda pun bisa tetap mengonsumsi daging, ikan atau protein hewani lainnya jika bukan penganut raw food vegetarian atau vegan. Menurut wanita berusia 36 tahun ini, raw foodism bukanlah sebuah membership yang bisa berakhir begitu Anda 'melanggar' ketentuan dan aturan makan.

"Itu kembali menjadi opsi. Ini bukan suatu membership, misalnya: 'wahh ketahuan ya makan ikan, lo dicoret dari rawfood'. Yang penting diperbanyak aja sayur-sayuran di dalam hidupmu," tegasnya.

Wanita yang sudah 1,5 tahun menjalani diet berbasis raw food ini menekankan, hanya serat yang berasal dari sayuran dan buah mentah yang bisa mengusir toksin dari makanan tidak sehat yang sudah masuk ke dalam tubuh. Rasa dari apa yang kita makan umumnya hanya sesaat menempel di lidah namun efeknya bagi tubuh bisa dalam jangka panjang, bahkan seumur hidup.

(hst/eny)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com