Kamis, 27/09/2012 17:00 WIB

Alasan Mengapa Mata Terus Berair & Cara Mengatasinya

Vera Farah Bararah - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Mata berair bukanlah masalah yang serius. Namun jika terus menerus terjadi tentunya akan membuat seseorang menjadi jengkel dan dapat menghambat aktivitasnya.

Peran utama dari air mata adalah menjaga kelembaban mata serta membersihkan mata dari segala benda asing yang masuk ke dalam mata. Kondisi mata yang berair bisa menyerang siapa saja termasuk bayi yang masih kecil dan dapat terjadi pada salah satu mata saja atau keduanya.

Masalah mata berair lebih sering berkembang jika seseorang terkena sindrom mata kering. Karena jika mata kering, maka secara refleks mata akan menghasilkan lebih banyak air mata. Selain itu mata berair juga bisa disebabkan oleh adanya masalah pada sistem aliran air mata.

Seperti dikutip dari detikhealth, secara normal air mata akan mengalir di bawah kelopak mata dan turun melewati bagian hidung. Namun, jika sistem aliran ini terhambat oleh sesuatu, maka akan menyebabkan air mata menumpuk sehingga mata terus berair.

Namun mata berair juga bisa disebabkan adanya masalah di kelopak mata akibat infeksi oleh debu, asap, bahan kimia atau alergen lain. Gejala yang menyertai kondisi mata berair bisa apa aja, termasuk penglihatan yang kabur, iritasi pada kelopak mata, seperti ada benjolan di sudut mata, kemerahan di mata dan terkadang disertai dengan rasa gatal.

Jika kondisi ini berlangsung selama beberapa hari dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.


Pemeriksaan yang dilakukan adalah menganalisa sampel air mata untuk mengetahui ada infeksi atau tidak, tes schirmer untuk mengukur produksi air mata serta tes untuk mengetahui ada hambatan di aliran air mata atau tidak.

Perawatan yang diberikan untuk kondisi mata berair tergantung dari penyebabnya. Jika penyebab mata berair akibat sindrom mata kering, maka bisa diatasi dengan obat tetes mata saja. Sedangkan jika akibat infeksi diberikan perawatan berupa obat tetes mata dan antibiotik.

Namun jika penyebabnya adalah gangguan pada sistem aliran air mata, maka perawatan yang diberikan adalah melakukan pembedahan untuk membuka sumbatan yang ada. Prosedur ini biasanya menggunakan anestesi lokal dan hanya membutuhkan waktu selama 20-30 menit.

Simak artikel mengenai mata di bawah ini.
7 Alasan Agar Anda Mengunjungi Dokter Mata
7 Langkah Mudah Menjaga Kesehatan Mata

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(ver/fer)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Whats Hot