Selasa, 25/09/2012 08:04 WIB

Liputan Khusus

Aisyahrani, Manajer yang Sibuk Atur Jadwal & Membangun Imej Syahrini

Eny Kartikawati - wolipop

img
dok. Detik Foto
Jakarta - Hampir tiga tahun Aisyahrani menjadi manajer dari sang kakak Syahrini. Selama itu dia tak sekadar sibuk mengantur jadwal, tapi juga harus membangun imej Syahrini.

Menurut Rani, begitu dia biasa disapa, tugas seorang manajer artis tidak hanya mengatur jadwal dan negosiasi kontrak kerja. Ada lagi tugas yang dalam pandangannya tak kalah penting dari dua hal itu. "Harus bisa membangun imej artisnya, supaya selalu stabil, terus naik," ujar Rani yang merupakan adik bungsu Syahrini itu saat berbincang dengan wolipop Jumat (21/9/2012).

Untuk membangun imej artis ini menurut Rani tidaklah mudah. Terkadang ketika manajemen sudah mempunyai suatu konsep, belum tentu disetujui oleh sang artis. "Tiba-tiba artisnya nggak cocok, idenya nggak bisa diterima. Kadang-kadang susah juga," jelas wanita yang juga piawai bernyanyi seperti Syahrini itu.

Untungnya, Rani mengaku jarang dipersulit oleh kakaknya. Hubungan saudara yang terjalin di antara mereka, membuat pekerjaannya menjadi lebih mudah. "Karena hubungan kita kakak-adik, dia nurut aja sama aku," katanya.

Hubungan kakak dan adik dan frekuensi waktu bertemu yang sering karena tinggal serumah juga memudahkan Rani dan Syahrini untuk menentukan konsep bersama. Biasanya mereka akan berdiskusi dan browsing bersama-sama ketika akan membentuk imej baru untuk mantan pasangan duet Anang Hermansyah itu.

"Kebanyakan ide-idenya dari Syahrini sendiri, idenya selalu brilian, aku yang eksekusi, kayak jambul, bulu mata anti badai," cerita Rani.

Sepanjang tiga tahun menjadi manajer Syahrini, Rani merasa tidak ada duka yang dirasakannya. Kalaupun ada, hanya dua persen saja dan selebihnya menurutnya, lebih banyak hal-hal menyenangkan. Kesenangan pertama, meskipun sebagai adik, dia tetap dibayar secara profesional dan bayaran tersebut menurutnya cukup lumayan.

Bukan hanya pendapatan saja, setelah menjadi manajer artis, jaringan pergaulannya pun makin luas. Dia bukan hanya kenal mereka yang bergerak di dunia entertainment, tapi juga orang-orang di bidang pemerintahan dan perbankan. Pekerjaannya itu juga bisa membawanya ke berbagai kota di Indonesia dan mancanegara yang sebelumnya belum pernah ia datangi.

Mengenai dukanya, yang menurut Rani hanya sedikit itu, biasanya lebih karena masalah teknis. "Misalnya manggung ke luar kota, aku sudah kasih riders, tiba-tiba di sana nggak sesuai, stagenya, sound system," jelas wanita kelahiran 16 Maret 1983 itu.

Riders yang tidak sesuai ini menjadi masalah karena nantinya bisa membuat mood Syahrini terganggu. Di sinilah Rani berperan, dia harus bisa mengembalikan mood sang kakak menjadi ceria lagi. "Membangun mood artis itu susah-susah gampang. Misalkan kita pergi ke luar kota, gimana aku harus membangun tim selalu ceria, senang," tuturnya.

(eny/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi :
  • email : sales[at]detik.com


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Cari Penawaran Terbaik di Sini