Selasa, 18/09/2012 16:39 WIB

Liputan Khusus

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan oleh Fotografer Pemula

Arina Yulistara - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Fotografer komersil merupakan profesi yang menyenangkan bagi semua pecinta fotografi. Bagaimana tidak, Anda bisa melakukan hobi sekaligus mempunyai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini telah dirasakan oleh tiga fotografer wanita ini, yaitu Andra Alodita, Nurulita Adriani Rahayu, dan Evelyn Pritt.

Ingin mengikuti jejak mereka? Lakukan lima hal berikut yang perlu diterapkan untuk fotografer pemula yang sudah serius merintis dalam bisnis fotografi.

1. Foto Pakai Hati
Nurulita pun menjelaskan kalau Anda harus memotret menggunakan naluri. Coba mencintai foto terlebih dahulu agar pesan dalam foto tersebut sampai kepada orang lain. Anda tidak perlu bingung atau pusing dengan teknik memotret. "Pokoknya pakai hati dulu motretnya, setelah itu kalau ingin benar-benar jadi fotografer, baru diperdalam teknisnya," ungkap Nurulita saat berbincang dengan wolipop di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (14/09/2012).

2. Belajar Teknisnya
Setelah bisa mencintai foto, perdalam teknis memotret Anda. Untuk pertama, kenali kamera, lensa, hingga komposisinya. Alangkah lebih baik bila Anda menggunakan setting manual pada kamera digital. "Untuk pemula, digital nggak apa-apa, tapi coba setting manual. Sebenarnya, jauh lebih enak belajar pakai digital karena langsung kelihatan hasilnya," papar Evelyn Pritt, yang ditemui oleh wolipop di Otel Lobby, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/09/2012).

3. Boleh Meniru, Asal...
Sering-seringlah lihat referensi untuk menginspirasi Anda ketika memotret. Seperti yang dikatakan oleh kedua fotografer komersil, Nurulita dan Evelyn, Anda boleh saja meniru foto lain pada awalnya karena meniru merupakan proses dari belajar. Akan tetapi, jangan meniru saja, Anda harus improvisasi untuk menciptakan foto yang memiliki ciri khas tersendiri.

4. Bereksperimen
Eksperimen memang hal yang paling penting saat baru masuk dalam bisnis fotografi. Anda perlu menuangkan semua ide yang ada untuk mengasah kemampuan. "Mulai langsung terjun saja. Belaga gila dan nekat saja. Karena kadang-kadang ada orang yang nunggu punya ini dulu, punya itu dulu, kelamaan. Jadi, mendingan langsung foto saja kerjain apa yang kamu suka. Pokoknya, cita-cita harus dikejar,” tutur Andra menasihati.

5. Sharing dengan Teman & Upload Foto ke Media Sosial
Setelah bereksperimen, Anda perlu berbagi foto dengan teman dan meng-upload-nya ke media sosial, seperti Facebook, blog, atau website. Foto yang Anda sebarkan bisa menjadi awal perjalanan karier dalam bisnis fotografi. Di samping itu, foto-foto tersebut akan menjadi portfolio Anda untuk ditunjukkan kepada klien atau berbagai agency iklan.

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(eny/hst)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com