Jakarta - Penyanyi Jennifer Lopez menuntut mantan supir pribadinya Hakob Manoukian. Hakob yang dituduh melakukan pemerasan padanya dituntut membayar ganti rugi US$ 20 juta atau sekitar Rp 189 miliar.
Seperti dilaporkan Radar Online, J.Lo menuntut mantan supirnya karena mengancam akan menyebarkan kehidupan pribadinya. Hakob meminta uang US$ 2,8 juta jika juri American Idol itu tidak ingin ancaman tersebut dilakukan.
"Tuntutan ini diajukan untuk mengganti kerugian yang dilakukan Manoukian atas tindakannya melakukan pemerasan," tulis J.Lo dalam tuntutannya.
Hakob pernah bekerja dengan J.Lo selama satu bulan. Dia berhenti dengan memberikan alasan bohong dan kemudian memberikan ancaman serta pemerasan pada mantan istri Marc Anthony tersebut.
Sebelumnya, Hakob lebih dulu menuntut J.Lo dan manajernya Benny Medina karena melakukan peniupuan, pelanggaran kontrak dan pemberhentian atau pemecatan tanpa sebab. Masalah ini bermula ketika Hakob mempelajari lagi rencana perjalanan penyanyi latin itu ke Ukraina untuk sebuah konser. Dia melihat biaya perjalanan terlalu mahal dan memberitahu salah satu staf J.Lo.
Usahanya mengungkap biaya perjalanan yang membengkak itu ternyata tidak disambut baik oleh Medina. Hakon dihubungi oleh Medina dan dikonfirmasikan bahwa dia hanya diizinkan untuk menjadi supir J.Lo saat sang penyanyi ada di Los Angeles. Padanya, Medina mengatakan dia lah yang akan mengurus semua urusan keamanan dan transportasi J.Lo selama tidak di California.
Hakob merasa dia dipecat dan meminta ganti rugi. Kini bukannya ganti rugi yang didapat, pria tersebut malah dituntut karena melakukan pemerasan.
(eny/eny)
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com Informasi pemasangan iklan
hubungi :