Selasa, 17/07/2012 11:20 WIB

Liputan Khusus

Ini Dia Kesalahan Orang Indonesia yang Bikin Trauma Berinvestasi

Ferdy Thaeras - wolipop

img
dok. Thinkstock
Jakarta - Selama ini, ada banyak jalan untuk berinvestasi; mulai dari properti, emas, reksadana dan yang paling berisiko adalah investasi saham. Investasi saham jika dimengerti lebih dalam, justru memiliki keuntungan yang besar sesuai dengan rencana sang investor.

Banyak pola pikir yang salah tentang investasi di masyarakat selama ini. Padahal, jika seseorang tahu apa yang ia beli, investasikan dan tahu risikonya, keuntungannya akan bisa dirasakan lebih baik lagi, begitulah yang dijelaskan seorang pria lajang berusia 25 tahun yang sebelumnya bekerja sebagai perencana keuangan berikut ini.

Fath Aliansyah Budiman, Equity Capital Market Retail dari Mandiri Sekuritas yang ditemui di bilangan Sudirman, Jumat (13/07/2012) lalu, bertanggung jawab membuat nasabah yang tadinya tidak mau, jadi tertarik untuk berinvestasi. Tugas lainnya adalah untuk membuat seorang investor menjadi lebih baik lagi, tidak lagi merasa takut, trauma, atau berpikir jika berinvestasi, uangnya pasti akan hilang.

Profesinya difokuskan pada Online trading, atau penjualan investasi secara online yang telah berjalan dua tahun hingga saat ini. Mandiri Sekuritas sendiri merupakan hasil penggabungan beberapa sekuritas besar di tahun 2010.

Bukan sekedar sekuritas, tempat ia bekerja juga memberikan sejumlah kemudahan lainnya seputar investasi saham; seperti memberikan pelatihan, berbagi pengalaman ketimbang menggurui, pemahaman saham secara detail, mekanisme perdagangan, hingga seperti apa sistem yang diterapkan.

"Intinya adalah kita tidak boleh membiarkan investor begitu saja setelah mereka bergabung dengan kita. Kita harus buat mereka jadi lebih berkualitas," ujarnya. "Dalam berinvestasi saham, ada dua perencanaan, yakni jangka pendek dan panjang. Jangka pendek biasanya paling awam, karena orang Indonesia ingin cepat untung. Namun ada juga yang jangka panjang, tapi hasilnya tidak bisa langsung dirasakan," tambahnya.

Banyak kepanikan terjadi ketika seseorang yang membeli saham lalu nilainya turun sehari kemudian. Hal ini sebenarnya wajar, tapi banyak orang panik dan tidak dibekali ilmu yang cukup sehingga langsung trauma dan berhenti berinvestasi. Intinya, berinvestasi di saham tidak akan membuat uang seseorang hilang. Nilai saham bisa turun (potential loss), namun tidak akan hangus, selama perusahaan yang dibeli bagus.

(fer/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi :
  • email : sales[at]detik.com


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Cari Penawaran Terbaik di Sini