Selasa, 26/06/2012 12:02 WIB

Liputan Khusus

Efek Samping Pakai High Heels: Nyeri Sampai Kuku Tumbuh ke Dalam

Eny Kartikawati - wolipop

img
dok. Thinkstock
Jakarta - High heels menjadi sepatu andalan wanita dalam berpenampilan. Sayangnya sepatu tersebut sering menimbulkan banyak keluhan mulai dari nyeri sampai kuku kaki yang tumbuh ke dalam. Hiii...

Ahli kesehatan kaki Stephen Strain asal London menjelaskan penyebab kenapa wanita sering merasa nyeri setelah memakai sepatu high heels. Menurutnya, rasa nyeri akan terjadi ketika Anda jarang memakai sepatu jenis tersebut dan haknya cukup tinggi.

Dipaparkan Strain, ketika memakai high heels, otot betis berkontraksi saat kaki digunakan untuk berjalan. Pergelangan kaki juga jadi berada beberapa inchi di atas tanah, sehingga otot betis harus lebih bekerja keras.

Sama seperti olahraga, jika otot kita belum terbiasa, sesudah melakoni aktivitas tersebut tentu badan akan terasa sakit keesokan harinya. Hal serupa berlaku pada sepatu high heels.

Strain mengatakan sangat penting memiliki sepatu high heels yang bisa dipakai dengan nyaman dan benar. Sepatu tersebut sebaiknya memiliki tempat untuk ujung kaki bergerak. Kalaupun sepatu itu ujungnya lancip, bagian tersebut seharusnya berada setelah tempat ujung kaki berada sehingga tidak menekannya. Jika hal sebaliknya terjadi, ujung kaki akan terasa sangat sakit setelah Anda seharian memakai sepatu high heels tersebut.

Keruncingan hak sebuah sepatu juga menentukan bagaimana pengaruhnya pada kaki Anda. Semakin runcing hak sepatu tersebut, semakin besar juga dampaknya pada kaki.

Sebaiknya kalau Anda ingin rasa sakit itu tidak datang terus-menerus, biasakanlah memakai sepatu high heels dalam beraktivitas. Dengan rutin pakai sepatu jenis tersebut, otot kaki Anda akan terbiasa. Pemakaian high heels yang tidak teratur justru bisa membuat betis semakin nyeri.

Idealnya, variasikan pemakaian sepatu high heels Anda dengan sepatu yang haknya tidak terlalu tinggi. Dengan cara ini otot kaki akan jadi lebih terbiasa.

Bagi mereka yang suka memakai sepatu high heels, usahakan menyempatkan diri untuk melakukan strecthing atau peregangan setiap pagi. Langkah ini bisa membuat otot tidak tegang dan peredaran darah lancar.

Untuk meredakan rasa sakit atau pegal, Anda juga bisa merendam kaki di air hangat. Tambahkan garam Epsom. Garam tersebut kaya akan kandungan mineral termasuk magnesium dan sulfat. Saat kulit menyerap magnesium, hal itu akan membantu tubuh memperbaiki dan memperbaharui jaringan yang rusak.

Selain menyebabkan pegal atau nyeri, bahaya lainnya dari sepatu berhak tinggi adalah bisa menyebabkan kuku kaki tumbuh ke dalam. Para ahli medis spesialis kaki (podiatrist) dari Loyola University Health System, Amerika Serikat memaparkan menempatkan tekanan yang konstan pada jari kaki, maka kuku kaki yang besar bisa tumbuh ke dalam kulit dan menyebabkan infeksi.

"Kuku kaki yang tumbuh ke dalam bisa sangat menyakitkan, tapi banyak perempuan yang tidak peduli dengan rasa tidak nyaman tersebut dan terus memakai sepatu hak tinggi," ujar Rodney Stuck, profesor podiatry, seperti dikutip detikHealth dari HealthDay.

Stuck memperingatkan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan dan tidak diobati maka bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius dan memicu terjadinya kerusakan permanen pada kuku kaki. Jika jari kaki mulai terasa menyakitkan, bengkak dan keluar cairan maka ada kemungkinan ia sudah terinfeksi dan perlu dirawat oleh dokter. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, karena jika tidak diobati bisa membuat kuku copot atau harus diangkat.

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(eny/eya)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com