Rabu, 16/05/2012 09:14 WIB

Laporan dari Singapura

Interview with Nicola Formichetti: Kreator Gaun Daging Lady Gaga

Eya Ekasari - wolipop
Interview with Nicola Formichetti: Kreator Gaun Daging Lady Gaga Dok. Wolipop
Jakarta - Bagi sebagian orang, nama Nicola Formichetti mungkin belum begitu familiar. Tapi perlu diketahui bahwa ia adalah otak kreatif di balik rumah mode Thierry Mugler dan gaun daging Lady Gaga yang fenomenal. Seperti apa perjalanan karirnya?

Pria berusia 34 tahun ini memiliki latar belakang keluarga multiras, Jepang dan Italia. Jadi tak heran jika masa kecil Nicola --sapaan akrab Nicola Formichetti-- dihabiskannya di antara dua kota, Roma dan Tokyo.

Awalnya, Nicola belum mengetahui bahwa ia memiliki talenta luar biasa dalam bidang mode. Pada 1997, ia pindah ke London untuk belajar arsitektur. Karena tak sesuai minat dan harapan, pria yang dulu dikenal sebagai 'Party Boy' itu pun tak menyelesaikan studinya.

Nicola memulai karir di bidang mode dengan menjadi art director dan head buyer untuk sebuah butik yang bernama 'The Pineal Eye'. Menurutnya, mengawali karir di bidang fashion sebaiknya dimulai dengan bekerja di butik atau toko.

"Jika Anda suka fashion, saya pikir itu ide yang bagus untuk bekerja di butik atau toko. Anda bisa belajar mengenai cara penataan display toko, hingga bisnis fashion itu sendiri," ujar Nicola pada acara Talkshow 'Collin McDowell In Conversation With Nicola Formichetti' di Asia Fashion Summit, salah satu program acara Asia Fashion Exchange 2012, di Raffles City, Singapura, Selasa (15/5/2012).

Setelah bekerja di butik, Nicola mencoba kemampuannya di majalah. Tetap dalam konteks fashion, ia menjadi kontributor untuk majalah Dazed & Confused. Pekerjaanya itu membuka peluang Nicola untuk bekerja di majalah besar lainnya, seperti V, Another Magazine, Arena Homme +, Harper's Bazaar, VMAN dan Vogue Homme.

Belum lengkap bagi Nicola jika tidak belajar dari para ahli fashion. Oleh karenanya, pria kelahiran 31 Mei 1977 itu tidak melewatkan kesempatan bekerja dengan beberapa desainer dan merek fashion eksklusif seperti Alexander McQueen, Prada, Dolce & Gabbana serta Missoni.

Nama Nicola pun semakin dikenal, terutama ketika dirinya menjadi konsultan busana dan menciptakan gaun daging untuk Lady Gaga. Nicola bertemu dengan pelantun 'Edge of Glory' itu saat pemotretan sampul majalah V. Tanpa perlu waktu lama, kerjasama antara keduanya pun terjadi sejak 2009 dan berlangsung hingga sekarang.

Kini, Nicola dipercaya menjadi creative director untuk rumah mode Thierry Mugler. Awalnya, ia sempat menolak jabatan prestisius tersebut. Ia merasa bahwa nama Thierry Mugler begitu besar dalam dunia mode. Nicola pun merasa khawatir kalau 'campur tanggannya' bisa mengecewakan banyak pihak.

"Bagi saya, dia (Thierry Mugler) adalah Tuhan dalam dunia mode. Dia adalah favorit saya. Saya sempat menolak tawaran karena merasa tidak bisa melakukan yang lebih baik dari dia. Tapi teman-teman berhasil meyakinkan saya untuk mau melakukannya," jelas Nicola lagi.

Walau sempat menolak, banyak media yang menulis bahwa masuknya Nicola ke dalam rumah mode Thierry Mugler justru membuat merek asal Paris itu semakin menjadi pembicaraan. Salah satunya, karena memilih Rick Genest --pria yang mentato wajahnya dengan gambar tengkorak-- sebagai model.

Melakukan banyak pekerjaan seperti yang dilakukannya saat ini, tidak membuat Nicola kewalahan. Ia mengaku justru sangat menikmati kesibukannya tersebut. Menurut pria yang gemar tampil dengan busana monokrom itu, rahasianya terletak pada diri sendiri.

"Anda harus merasakan. Semua yang Anda lakukan harus datang dari diri sendiri, bukan orang lain. Anda bisa mengkopi desain apapun, tapi pada akhirnya tetap kembali ke diri masing-masing. Ada sentuhan yang jadi ciri khas pada setiap karya Anda," tutup Nicola.

(eya/hst)




Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com