Selasa, 08/05/2012 08:20 WIB

Liputan Khusus

Nuri Maulida & Kisahnya Batal Nikah Pasca Kekasih Dituding Menipu

Eny Kartikawati - wolipop
Nuri Maulida & Kisahnya Batal Nikah Pasca Kekasih Dituding Menipu dok. Detik Hot
Jakarta - Aktris dan penyanyi Nuri Maulida termasuk wanita yang pernah gagal menikah. Pada 2009, rencana pernikahannya dengan Ferry Setiawan batal digelar karena pria tersebut dituding melakukan penipuan.

Pada Juni 2009, sebuah tabloid menurukan berita tentang tuduhan penipuan pada Ferry. Pria itu dituduh tidak mengembalikan utang sebesar Rp 6 miliar. Dalam sebuah jumpa pers, duda satu anak itu membantah tudingan tersebut. Ia juga mengatakan Nuri dan keluarganya tidak terpengaruh dengan pemberitaan miring itu.

Wanita 26 tahun itu juga sempat mengaku tidak merasa terganggu dengan tuduhan penipuan tersebut. Namun sepertinya usaha Nuri untuk tetap mempertahankan rencana pernikahannya dengan Ferry sia-sia. Agustus 2009, ia memutuskan untuk membatalkan rencana pernikahannya tersebut. Seluruh seserahan yang sudah diberikan Ferry juga dikembalikannya.

Diwawancara wolipop Jumat (4/5/2012) lalu melalui telepon, Nuri enggan mengungkapkan penyebab dirinya batal menikah dengan Ferry. "Namanya orang dibohongin pasti marah," hanya itu yang terlontar dari bibirnya.

Tentunya kegagalan pernikahan tersebut membawa dampak kurang mengenakkan untuk Nuri. Seluruh keluarganya misalnya, kecewa atas rencana pernikahan yang kandas tersebut.

Batalnya pernikahan dengan Ferry itu juga membuat Nuri rugi, tapi bukan secara materi. "Materi sih nggak (rugi). Kerugiannya nama baik," ujarnya. Secara materi, menurut Nuri, yang sudah mengeluarkan uang adalah pihak Ferry. "Tapi itu belum dalam jumlah yang banyak," ucap bintang sinetron 'Cinta Fitri' itu.

Sebelum pernikahan mereka batal, persiapan hari bahagia Nuri dan Ferry sudah sekitar 50-60%. Mereka sudah menghubungi pihak wedding organizer dan desainer baju pengantin. Sementara untuk undangan, baru menyusun daftar nama yang akan diundang.

Ketika pernikahan tersebut akhirnya batal, Nuri mengaku tidak merasa sedih. Menurutnya hal itu karena persiapan pernikahannya dengan Ferry dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.

"Karena memang beda sih ya. Awal menuju ke sana (pernikahan) dalam waktu relatif singkat. Belum luar biasa dalam dan lama. Pada saat nggak jadi malah syukur alhamdulillah. Allah memberikan jalan dan kasih tahu bahwa ini bukan yang terbaik," tutur bintang film 'Angkerbatu' itu.

Nuri mengatakan lagi, dia merasa lega pernikahannya batal. Justru dia akan lebih merasa sakit hati kalau pernikahan itu gagal atau dia ternyata baru tahu mengenai keburukan calon suaminya setelah menikah.

"Justru lega, belum ijab kabul, Allah sudah kasih lihat," jelasnya. Nuri menjelaskan lagi, dia juga tidak merasa terlalu shock atau kaget, karena tanda-tanda aneh dari Ferry sudah diperlihatkan Tuhan padanya secara pelan-pelan. "Mulai dari situ aku sudah kuat. Pada saat memutuskan tidak bisa meneruskan kembali, sudah dalam keadaan yang sangat-sangat kuat," ucap aktris kelahiran Bandung, 22 November 1985 itu.

Yang dirasakan Nuri ketika akhirnya batal menikah, lebih kepada perasaan kesal dan kecewa. Namun perasaan tersebut bukan karena gagalnya pernikahan, tapi lebih kepada kenapa dirinya memilih terburu-buru berencana naik pelaminan. Nuri memutuskan menikah setelah pacaran selama beberapa bulan dengan Ferry.

Dari gagalnya rencana pernikahan tersebut, hal yang paling berat untuk Nuri justru bukan bagaimana mengatasi kesedihannya. Hal terberat untuknya justru bagaimana tetap menjaga hubungan baik dengan pihak yang sudah dimintanya membantu untuk mengurus pernikahannya tersebut.

"Kita kan sudah ke wedding orgaziner, desainer dan itu kan mengatasnamakan aku. Dengan tidak jadi secara mendadak, yang nggak enak akunya ke mereka-mereka," tutur Nuri yang memulai karir sebagai penyanyi lewat single religi berjudul 'Bersujud Padamu' itu.

Untuk berbicara ke pihak wedding organizer, Nuri membutuhkan waktu. Ia ingin menyusun kata-kata yang baik agar hubungan baiknya dengan pihak-pihak tersebut tidak rusak. "Biar bisa dimengerti, dimaafkan dan terjalin hubungan baik lagi," jelas wanita yang mengawali karir sebagai finalis Model Kawanku tahun 1999 itu.

Selain bicara ke pihak-pihak yang terkait dengan rencana pernikahannya, Nuri juga menyiapkan diri untuk mendengar komentar orang lain. Untungnya, dari keluarga atau sahabatnya tak banyak yang bertanya padanya mengenai kegagalan pernikahan itu. Kalaupun ada yang bertemu dengannya, keluarga atau sahabat lebih banyak memberinya doa. "Didoakan insya allah mendapat yang lebih baik," katanya.

Setelah batal menikah, Nuri juga tidak larut dalam keterpurukkan. Ia memilih menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Dia juga enggan curhat pada orang lain. "Lebih ke berdoa sama Allah. Jadi lebih tenang kalau seperti itu. Mau curhat sama orang juga nggak akan selesai-selesai," jelas wanita yang kini tengah menyiapkan single baru itu.


(eny/kik)




Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com