Jakarta - Seorang sosialita asal Manhattan, New York, Dara-Lynn Weiss menjadi buah bibir karena tulisannya di majalah terbaru Vogue, Amerika. Dalam majalah tersebut, ia menulis bagaimana memaksa putrinya yang baru berusia tujuh tahun untuk diet.
Weiss menceritakan putrinya Bea memiliki berat badan 42 kg dan tinggi badannya 132 cm. Menurut dokter anaknya, Bea mengalami obesitas. Si anak juga berisiko terkena penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol.
Saat itu, Weiss belum terlalu bertekad menurunkan berat badan Bea. Tekadnya baru datang setelah sang putri pulang dari sekolah dengan ketakutan karena diolok-olok temannya. Dia pun kemudian memaksa anaknya untuk diet.
"Insiden itu benar-benar menyakitiku, tapi itu adalah teguran. Kegemukan yang dialami Bea bukan hanya perjuangan pribadi. Semua orang bisa melihatnya," tulis Weiss dalam artikelnya berjudul 'Weight Watcher'.
Obesitas anak memang masalah yang cukup serius di Amerika Serikat. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), 17% anak-anak di negara itu dikategorikan obesitas. Oleh karena itulah Weiss mencoba 'menyelamatkan' putrinya.
Metode diet yang dilakukan Weiss cukup ketat. "Aku pernah melarangnya untuk makan malam setelah aku tahu saat dia mengikuti French Heritage Day di sekolahnya dia makan 800 kalori," jelasnya seperti dikutip ABC News.
Diakui Weiss, tidak ada orang yang mendukung metode dietnya untuk Bea. Apalagi dia sendiripun punya masalah berat badan.
"Aku tidak sembarang makan, selalu mencermati menu di restoran atau sudah terlalu lelah memuntahkan makanan tanpa aku sadari itu mempengaruhi berat badanku," tulis Weiss lagi. Dia juga sudah mencoba metode diet Atkins yang sebenarnya kurang baik, juice fasts dan laxatives demi tetap memiliki tubuh langsing.
Weiss mengatakan lagi, segala masalah berat badannya itu tentu membuat orang ragu pada dirinya. "Siapa aku mengajari anak kecil untuk menjaga kesehatan berat badannya?"
Meski begitu, Weiss tidak menyerah. Dia terus berusaha membuat anaknya berhenti makan-makanan manis dan yang tidak sehat. Namun dia sendiri juga tidak memberikan contoh yang baik.
"Ketika dia diberikan akses untuk makan cupcakes pada sebuah pesta, aku akan mengatakan 'jangan makan itu, itu tidak baik untuk mu' atau 'oke tidak apa-apa, makan boleh, tapi satu saja' atau 'Bea, kamu harus berhenti makan makanan tidak sehat itu karena kamu sudah terlalu gemuk', semua tergantung moodku. Tapi kemudian aku diam-diam makan dua (cupcakes) saat dia tidak melihat," kisah Weiss lagi dalam tulisannya di Vogue.
Dalam tulisannya di Vogue tersebut, Weiss menceritakan semua pengalaman suka dan duka, tanpa ada yang ditutupi saat berusaha menurunkan berat badan Bea. Di kisah lainnya, wanita cantik itu mengisahkan bagaimana dia sebenarnya selalu sebal saat melihat Bea diberikan makanan oleh orangtua temannya atau pengasuhnya.
Ketika hal di atas terjadi, Weiss memilih tidak berdebat dengan para orangtua tersebut. "Aku justru memarahi Bea karena tidak menolak makanan yang tidak baik itu. Dan ada banyak momen tidak menyenangkan lainnya di pesta saat Bea ingin makan dan aku sudah sering sekali terlibat perdebatan panas soal kenapa dia tidak boleh makan," tulis Weiss.
Usaha Weiss tersebut kini tentunya sudah membuahkan hasil dan membuatnya sangat bangga. Berat badan Bea sudah turun sekitar 7 kg. Sang putri juga senang dengan penurunan berat badannya tersebut.
Tentu saja tulisan Weiss di Vogue tersebut kini menjadi kontroversi. Banyak sekali kritikan yang ditujukan pada Weiss dan Vogue. Seorang blogger bahkan menyebut artikel tersebut adalah artikel Vogue terburuk. Apa saja kritikan lainnya untuk Weiss? Baca kisah Weiss selanjutnya di wolipop.
(eny/eny)
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com Informasi pemasangan iklan
hubungi :