Jakarta - Komunikasi atau obrolan yang berkualitas adalah kunci kelanggengan pernikahan. Namun kini karena tuntutan hidup, pasangan suami-istri pun jadi sulit menemukan waktu untuk berkomunikasi.
Apalagi jika pasangan tersebut sama-sama bekerja, waktu menjadi hal yang paling berharga. Ketika sudah punya anak, bagi suami-istri, waktu yang sudah terbatas itu semakin sulit saja untuk didapat.
Keterbatasan waktu untuk bersama ini tentunya bisa mendatangkan masalah. Apalagi jika ternyata pasangan tidak melakukan komunikasi yang berkualitas saat akhirnya bisa punya waktu bersama.
Menurut Psikolog Ratih Ibrahim, waktu yang sudah terbatas itu seharusnya jangan dipakai untuk mengumbar emosi atau kemarahan. "Gimana caranya justru bisa jadi bagus," ujar wanita yang sudah 22 tahun menikah itu.
Ratih merasa di saat pasangan memiliki waktu yang terbatas untuk bersama, malam hari bisa jadi saat paling tepat untuk membangun komunikasi berkualitas. Kenapa malam? Di malam hari biasanya orang jadi lebih rileks dan santai. Malam hari juga waktu yang tepat untuk menyiapkan bekal agar di pagi hari, Anda dan suami bangun dengan mood positif.
Bekal yang dimaksud Ratih adalah keintiman dengan pasangan. Saat berkomunikasi itu, keintiman dan keromantisan bisa tercipta.
"Keintiman itu harus diusahakan. Misalnya dengan flirting. Ciptakan suasana yang hangat, rileks dan nyaman. Dari situ komunikasi berlanjut menjadi intimacy," tutur psikolog lulusan Universitas Indonesia itu saat acara talk show yang digelar SariWangi dalam rangka peluncuran kampanye 'Nikmatnya SariWangi Hangatkan Malammu!". Talk show tersebut diadakan di The Apartment Restaurant, Menara Gracia, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2012).
Dengan terciptanya keintiman dan kemesraan di malam hari, menurut Ratih, pasangan biasanya akan bangun dengan mood yang positif. Sehingga di pagi hari, yang biasanya akan dihabiskan dengan berbagai kesibukan (menyiapkan anak sekolah, bersiap-siap ke kantor, dan lain-lain), komunikasi positif tetap terjaga.
Untuk berkomunikasi di malam hari ini, meski dikatakan berkualitas, bukan berarti Anda dan suami jadi membicarakan suatu masalah yang berat. Cukup dengan tindakan-tindakan sederhana seperti mengucapkan kata sayang, cukup menjadi bekal menuju keintiman.
Wanda Hamidah, aktris yang kini sibuk di dunia politik, sepakat dengan pendapat Ratih. Dalam talkshow SariWangi itu, Wanda pun mengungkapkan dirinya dan suami merasa lebih nyaman berkomunikasi di malam hari.
"Biasanya setelah pukul 8 atau 9 malam, ketika anak-anak sudah tidur dan menjelang kita tidur," tutur wanita yang sudah menikah selama 12 tahun dengan Chico Hakim itu.
Untuk membangun komunikasi dengan suami yang tengah sibuk sendiri, Wanda biasanya mencoba menyediakan teh. Tindakan kecil itu menurutnya sangat efektif mengalihkan perhatian suami kepadanya.
"Menurut saya, komunikasi itu bukan dari sananya, harus dibikin dan dipupuk. Kalau nggak komunikasi bisa berantem. Padahal masalah itu bisa diperbaiki dengan komunikasi. Bagaimana bisa kompromi kalau nggak ada komunikasi," urai ibu lima anak itu. Apakah Anda setuju?
(eny/eny)
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com Informasi pemasangan iklan
hubungi :