Q&A
Kirim Pertanyaan dengan ID : Facebook facebook twit Twitter anim Anonymous
konsultan
Konsultasi Seks bersama:
Dr. Vanda Mustika

Rabu, 30/03/2011 13:14 WIB

Keputihan

img
Keputihan
Jakarta - Dear wolipop, saya seorang ibu rumah tangga dengan seorang anak dan saat ini sedang mengandung dua bulan. Dulu saya KB suntik, karena ada masalah dengan kesehatan saya ganti dengan kondom. Awalnya tidak masalah namun kami coba ganti merek kondom terkenal. Sejak saat itu saya mengalami keputihan, saya sudah berobat tetapi sampai saat ini belum hilang juga. Hal ini membuat mood suami saya saat berhubungan intim berkurang bahkan saat ini keputihan saya warnanya agak kuning. Yang ingin saya tanyakan bagaimana agar saya dapat sembuh dan sehat kembali? Thanks (Putri)

Keputihan yang pertama kali anda alami saat menggunakan kondom itu kemungkinan karena anda alergi dengan kondom tersebut, bisa akibat lateks yang digunakan ataupun akibat cairan pelumas kondomnya. Namun biasanya keputihan karena alergi tersebut hanya timbul setelah penggunaan dan reaksinya akan hilang setelah kondom tersebut tidak digunakan lagi. Akan tetapi pada diri anda, keputihan tetap menetap, bahkan saat ini sudah berwarna kekuningan. Keputihan yang berwarna, berbau ataupun terasa gatal kemungkinan sudah ada keterlibatan kuman/parasit atau jamur dan bukan lagi keputihan akibat alergi. Keputihan ini dapat menganggu seperti yang mulai dirasakan oleh suami anda, bahkan dapat menyebabkan infeksi rongga panggul yang akibatnya lebih berbahaya, seperti kemandulan. Untuk itu keputihan anda harus diobati dengan tuntas. Ke mana anda selama ini berobat, dan apakah anda kontrol dengan teratur, bagaimana dengan hubungan seksual anda dan pasangan selama pengobatan? Hal ini sangat menentukan keberhasilan pengobatan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kebidanan ataupun dokter kulit dan kelamin, dan ceritakan dengan lengkap pengobatan apa saja yang sudah anda dapatkan serta perkembangan penyakit anda. Anda juga dapat meminta pemeriksaan cairan keputihan untuk mendeteksi adanya kuman/parasit ataukah jamur. Sehingga pengobatan yang diberikan sesuai dengan penyebabnya. Anda perlu menanyakan kapan harus kontrol lagi, karena beberapa penyebab keputihan memerlukan pengobatan yang cukup lama. Selama pengobatan, anda dan pasangan sebisa mungkin tidak melakukan hubungan seksual terlebih dahulu, sampai anda dikatakan sembuh oleh dokter. Jika anda dan pasangan ingin melakukan hubungan seksual, maka disarankan untuk menggunakan kondom (yang tidak menyebabkan alergi). Hal ini untuk mencegah terjadinya mekanisme pingpong, di mana infeksi hanya berpindah-pindah antara anda dan suami saja. Laki-laki juga bisa terkena infeksi yang sama dengan anda, hanya saja pada laki-laki tidak menimbulkan gejala/keluhan sehingga sering dianggap tidak terjadi masalah, padahal tetap mengandung kuman. (Dr. Vanda Mustika)
(was/was)


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Konsultan

Konsultasi Diet & Fitness

Bersama :

Dr. Phaidon Toruan

Konsultasi Cinta

Bersama :

Ratih Ibrahim

Konsultasi Seks

Bersama :

Dr. Vanda Mustika

Konsultasi Tarot

Bersama :

Rani Dharma

info sale