Kamis, 29/07/2010 17:03 WIB

Koleksi Terbaru Biyan Didominasi Swarovski

Amelia Ayu Kinanti - wolipop

img
As Time Goes By-Biyan (kee)
Jakarta - Desainer Biyan kembali mengadakan show tunggal koleksi 2010/2011. Masih mengangkat tema warisan budaya dan tradisi, koleksi kali ini tampil semakin berkilau.

Tema 'As Time Goes By'diambil Biyan untuk memberi penghargaan terhadap warisan budaya dan tradisi bangsa. Oleh karena itu, beberapa kain asli indonesia seperti songket dan ikat, ikut menyemarakkan koleksinya kali ini.



Tak hanya itu saja, Biyan juga menampilkan kemewahan dalam karyanya. Lambang kebesaran dan kemakmuran ditampilkan utuh dalam 100 koleksinya. Secara gamblang, ia menjelaskan bahwa potongan-potongan koleksinya kali ini terinspirasi dari pakaian kerajaan dari berbagai penjuru dunia.

"Bila kita melihat busana sebuah kerajaan, secara otomatis kita dapat merasakan keistimewaannya. Sebuah busana atau seragam adat tak sekedar menjadi lambang kebesaran sebuah kultur, tetapi juga mencerminkan keunikan karakter dan kekuatan watak kebudayaan itu sendiri," ujar Biyan.

Bekerja sama dengan Citra sebagai produk kecantikan asli Indonesia, serta Swarovski, produsen kristal yang juga merupakan lambang kemewahan, Biyan pun memamerkan koleksi terbarunya itu di Ballroom Hotel Mulia, 29 Juli lalu.



Dalam koleksinya kali ini, blazer dan coat panjang dengan potongan bahu tinggi(elaborate), gaun struktural dan jodphur adalah beberapa koleksi yang menonjol dalam koleksi kali ini.

Blazer dan coat velvet dengan bordir emas menggambarkan busana raja dan ratu zaman dahulu. Sedangkan aneka gaun yang kaya teknik draperi layaknya seorang dewi juga menghiasi koleksi kali ini.

Yang paling menonjol dalam koleksi Biyan tahun ini adalah berbagai ornamen dan detail yang digunakan. Teknik patchwork, flocking, drapery, layering, stitching dan potongan struktural menghiasi hampir semua koleksi. Sedangkan detail kristal, fringes, kuningan, dan sulam juga bercampur aduk dalam satu koleksinya.

Indah dan mewah memang, namun bagi yang menyukai potongan busana minimalis dan clean-cut, koleksi Biyan kali ini mungkin kurang cocok untuk Anda. Namun seramai apapun ornamennya, potongan busana ciri khas Biyan memang tak bisa ditutupi.

"Sekaya apapun ornamentasinya, serumit apapun dan sesulit apapun, acuannya tetap daya pakai kreasi saya sendiri," ujar Biyan lagi.
(kee/fer)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi :
  • email : sales[at]detik.com


Share

fb   folback

Kirim komentar anda:

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

Facebook Login Twitter Login detikID Login

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Info Promosi Travel