Jakarta - Kebanyakan desainer memilih untuk membuat rancangan adibusana yang jumlahnya terbatas. Namun Musa berani menciptakan busana ready to wear bagi para penikmat fesyen.
Membuat busana ready to wear mungkin lebih banyak resikonya. Namun bagi Musa, itu adalah tantangan baginya untuk terus menciptakan rancangan yang berkualitas.
Lewat labelnya 'M', Musa meluncurkan koleksi barunya Flow(lady)er 2. Puluhan koleksi terbarunya itu ditampilkan Musa lewat show tunggalnya di runway Jakarta Fashion Week 2009.
Berbeda dengan busana couture yang sarat detil, koleksi ready to wear Musa justru memamerkan 'kemewahan terselubung'.
"Saya belajar dari costumer saya di New York. Mereka orang-orang yang modern dengan mobilitas tinggi. Yang mereka ke depankan adalah busana wearable dan mudah perawatannya. Mereka justru tidak suka sesuatu yang terlalu banyak payet," ujar Musa saat konferensi pers sebelum show tunggalnya, di Pacific Place, Jakarta, Senin (16/11/2009).
Sedangkan kemewahan terselubung yang dimaksud Musa adalah motif bunga yang muncul di beberapa rancangannya. Jika disentuh, motif bunga itu bertekstur beludru yang dibuat dari teknik flocking (tempel).
"Saya ingin si pemakai yang merasakan kemewahan busananya, bukan yang melihat," ujar Musa lagi.
Dalam show tunggalnya, Musa menampilkan beberapa busana kerja, juga gaun malam dari bahan lace. Selain detil flocking, sulam pita juga digunakan Musa untuk menghias rancangannya.
Berbeda dengan rancangan bajunya yang terkesan minim detil, koleksi sepatu yang didesain Musa justru penuh dengan aksen. Aksen bunga serta pita di sepatu platform dan ankle boots rancangannya, membuat penampilan para model lebih ceria dan cantik. (kee/kee)
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com Informasi pemasangan iklan
hubungi :